Kesehatan Mental
Apa itu kesehatan mental?
Setiap orang memiliki kesehatan mental - seperti halnya kesehatan fisik, kita perlu menjaga dan memeliharanya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri. Artinya, mereka dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitas mereka.
Sering kali, istilah kesehatan mental secara keliru digunakan sebagai ungkapan pengganti untuk masalah kesehatan mental – yang terkait dengan depresi, gangguan kecemasan, skizofrenia, dan lain-lain - padahal sebenarnya kesehatan mental tidak sama dengan masalah kesehatan mental.
Rupanya kondisi psikologis dan kesehatan mental anak-anak muda tidak sebaik anggapan banyak orang. Menurut penelitian American Psychological Association (APA) tahun 2018 berjudul “Stress in America: Generation Z”, anak muda usia 15 sampai 21 tahun adalah kelompok manusia dengan kondisi kesehatan mental terburuk dibandingkan dengan generasi-generasi lainnya.

Menurut penelitian APA , diperoleh hasil bahwa sebanyak 91 persen generasi Z mempunyai gejala-gejala emosional maupun fisik yang berkaitan dengan stres, seperti depresi dan gangguan kecemasan. Stres adalah faktor terbesar penyebab buruknya kesehatan mental generasi Z.
Mental seseorang yang terganggu akan mengubah karakternya secara perlahan menjadi negatif dan semakin parah kadarnya. Jangan sampai hal tersebut dialami oleh diri sendiri. Ada cara mudah menurut para psikolog hingga instruktur kesehatan yang banyak diterapkan oleh para CEO perusahaan ternama di dunia.
1. -Afirmasi/Visualisas
2. -Pergi Keluar
3. -Olahraga
4. - Meditasi
5. - Senyum
6. -Menyapa orang
7. -Jujur
8. -Bersenang senang
Refrensi :
https://www.seributujuan.id/id/apa-itu-kesehatan-mental
https://muda.kompas.id/baca/2019/04/12/darurat-kesehatan-mental-generasi-z/
Refrensi Gambar
www.popmama.com
Komentar
Posting Komentar